Showing posts with label Populasi. Show all posts
Showing posts with label Populasi. Show all posts

Sunday, February 17, 2013

Usaha Usaha Penanggulangan Kepadatan Penduduk

Kepadatan populasi manusia yang terus meningkat menimbulkan berbagai permasalahan. Oleh sebab itu, diperlukan usaha-usaha untuk mengatasinya. Bagaimana mengatasi kepadatan populasi manusia yang terus meningkat dengan pesat?

Beberapa usaha manusia untuk mengatasi pertambahan populasi manusia yang terus meningkat sebagai berikut:
l. Pengendalian laju pertumbuhan penduduk dengan program Keluarga Berencana (KB) dan menunda usia perkawinan.

2. Meningkatkan produksi pangan untuk mengimbangi laju pertumbuhan penduduk, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan taraf pendidikan untuk meningkatkan kualitas penduduk.

3. Mewujudkan norma keluarga kecil bahagia dan sejahtera (NKKBS) melalui pengaturan jarak kelahiran dan jumlah anak sehingga kebutuhan pangan, sandang, dan papan terpenuhi, pendidikan dan pemeliharaan anak terjamin serta tercipta hubungan yang harmonis antaranggota keluarga.

Melalui usaha-usaha tersebut diharapkan terjadi keseimbangan antara jumlah penduduk dengan ketersediaan pangan, papan, dan sarana lain yang dibutuhkan bagi kehidupan manusia.

Saturday, February 16, 2013

Masalah Masalah Akibat Pertambahan Penduduk

Manusia mempunyai kebutuhan-kebutuhan untuk melangsungkan hidupnya. Semakin besar jumlah populasi manusia semakin banyak pula sarana yang dibutuhkan dan sumber daya alam yang dimanfaatkan oleh manusia.

Air bersih, udara bersih, pangan, tempat tinggal, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya diperlukan dalam kehidupan manusia. Lingkungan mempunyai kemampuan untuk mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Alam dengan bantuan manusia mampu memenuhi kebutuhan dan mengatasi limbah manusia tetapi tidak
mampu menghadapi mesin-mesin, gedung pencakar langit dan pencemaran industri. Apa yang terjadi apabila populasi manusia terus meningkat?

Untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia yang semakin meningkat karena populasi manusia terus bertambah, manusia mengubah ling-kungannya. Pemanfaatan ilmu dan teknologi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia selain memberikan manfaat ternyata ada pula dampak negatif yang ditimbulkannya.

Beberapa keuntungan dari kemajuan ilmu dan teknologi, antara lain hubungan komunikasi menjadi lancar dan cepat, penggunaan mesin-mesin yang mempercepat dan
memperingan pekerjaan, penemuan pupuk, dan obat-obatan yang menunjang produksi pangan dan masih banyak keuntungan lainnya.

Selain itu, pemanfaatan ilmu dan teknologi juga menimbulkan berbagai pencemaran baik pencemaran udara, air, tanah, dan suara. Gas buangan kendaraan bermotor, limbah industri, kegiatan rumah tangga. dan kegiatan pertanian dapat menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan.

Hubungan kepadatan penduduk dengan kebutuhan air dan udara bersih
Semua makhluk hidup memerlukan air dan udara untuk hidupnya. Coba, kamu ingat kembali ciri-ciri makhluk hidup. Manusia membutuhkan air untuk keperluan minum dan keperluan rumah tangga lainnya. Selain itu, air juga dibutuhkan untuk berbagai keperluan lain, misalnya untuk industri, irigasi, pembangkit tenaga listrik, dan lain-lain.

Semakin bertambah jumlah penduduk, maka kebutuhan air bersih pun semakin meningkat. Sementara itu, kemampuan tanah menahan air semakin berkurang demikian pula pencemaran air semakin banyak sehingga kualitas air menurun. Hal ini dapat menimbulkan kekurangan air bersih terutama pada daerah-daerah yang berpenduduk padat.

Udara dibutuhkan makhluk hidup untuk bernapas. Asap, kabut, dan zat-zat pencemar yang terkandung di dalamnya terus meningkat karena kegiatan-kegiatan manusia. Pencemaran udara dapat berakibat timbulnya penyakit pada pernapasan, kulit, dan mata. Pencemaran udara dapat menyebabkan perubahan iklim dan cuaca yang memengaruhi tumbuhan, hewan, dan semua mahkluk hidup di bumi.

Kepadatan penduduk dan kebutuhan makanan
Makanan manusia sangat bervariasi mulai dari biji-bijian, buah, sayur, umbi, ikan, daging, dan lain-lainnya. Berbagai upaya dilakukan manusia untuk meningkatkan
produksi pangan.

Penggunaan mesin-mesin, pupuk, obat pembasmi hama, dan upaya lainnya dilakukan
manusia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Namun demikian, apabila jumlah
penduduk terus meningkat dengan pesat produksi pangan tidak mampu mengimbangi
pertambahan penduduk, maka kelaparan akan menjadi persoalan rumit yang dihadapi manusia. Sementara itu, sebagian lahan pertanian digunakan untuk perumahan dan keperluan lainnya.

Kepadatan penduduk dan kebutuhan lahan
Kepadatan penduduk yang semakin tinggi menyebabkan kebutuhan perumahan  meningkat pula. Di kota-kota besar sering kita temukan tempat tinggal yang kumuh di tepi-tepi sungai, kolong jembatan, dan tempat lain karena terbatasnya lahan untuk tempat
tinggal, bahkan kadang-kadang tempat tinggal hanya terbuat dari karton dan plastik. Kepadatan penduduk yang semakin tinggi juga membutuhkan lahan untuk pertanian, industri, pertokoan, perkantoran, jalan raya, dan keperluan lainnya.

Kepadatan penduduk dan kerusakan lingkungan
Manusia memanfaatkan dan mengubah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Penggunaan mesin-mesin pertanian, pembuatan bendungan, jalan, terowongan, pengeringan rawa, dan lain-lain mempakan usaha manusia untuk membuat lingkungan yang menyenangkan dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun demikian. selain memperoleh manfaat juga ada dampak negatif dari usaha manusia untuk mengubah lingkungannya.

Kemajuan ilmu dan teknologi dupat menimbulkan berbagai pencemaran. Pencemaran dapat disebabkan oleh unsur kimia yang terlarut dalam air atau cairan lain, energi panas, suara bising, limbah pabrik, kendaraan bermotor, pabrik, dan lain-lain. Pencemaran udara
terjadi akibat asap kendaraan bermotor, pabrik, dan kegiatan lainnya menyebabkan berbagai penyakit pada manusia serta berpengaruh terhadap perubahan cuaca dan iklim yang memengaruhi seluruh kehidupan di bumi.

Pencemaran air terjadi karena pembuangan kotoran dan limbah ke sungai. Zat kimia yang terkandung dalam limbah industri menyebabkan air tercemar. Pabrik-pabrik memerlukan
banyak air untuk pendinginan air yang panas dibuang kembali ke sungai atau danau, sehingga menaikkan suhu air. Hal tersebut dapat menyebabkan beberapa jenis tumbuhan dan hewan tidak dapat bertahan hidup.

Pencemaran tanah terjadi karena penggunaan pestisida dan zatzat kimia yang berlebihan. Hal tersebut dapat mengganggu proses perombakan biologis dan dapat mengancam kepunahan beberapa spesies tertentu.

Selain itu, masih ada beberapa akibat lain dari usaha manusia yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Seiring dengan perkembangan penduduk yang pesat maka kebutuhan manusia pun semakin meningkat pula.

Kepadatan Populasi Manusia

Kepadatan populasi manusia dikenal juga sebagai kepadatan penduduk. Apakah yang dimaksud kepadatan penduduk tersebut? Kepadatan penduduk pada suatu daerah dapat dihitung dengan membandingkan banyaknya penduduk dengan luas daerah yang ditempati, biasanya dinyatakan dengan jumlah penduduk tiap-tiap km2.

Kepadatan penduduk di kota-kota besar umumnya lebih besar daripada di desa. Penduduk memerlukan banyak sarana dan fasilitas yang antara lain berupa air, listrik, angkutan, sekolah, toko, pasar, dan lain-lain.

Kota-kota besar yang mempunyai kepadatan penduduk besar tentu membutuhkan sarana dan fasilitas yang lebih banyak pula. Apabila pengelolaannya kurang baik, maka akan menimbulkan banyak permasalahan, antara lain kemacetan lalu lintas, pcmukiman kumuh, polusi, dan masalah-masalah lainnya.

Kepadatan penduduk pada suatu daerah dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan jumlah penduduk pada suatu daerah dipengaruhi oleh tiga komponen, yaitu kelahiran, kematian, dan migrasi. Suatu daerah akan mengalami perubahan jumlah penduduknya apabila ada yang lahir, mati, dan pindah. Mulai abad ke 20 penduduk
dunia bertambah dengan pesat.

Natalitas (angka kelahiran)
Angka kelahiran dapat dihitung dari jumlah kelahiran setiap 1000 penduduk dalam satu tahun. Angka kelahiran dapat dihitung dengan cara membagi jumlah kelahiran bayi yang hidup dengan jumlah penduduk dikalikan 1000

Mortalitas (angka kematian)
Angka kematian menunjukkan jumlah kematian tiap 1000 penduduk dalam satu tahun. Angka kematian dihitung dengan jumlah kematian dalam satu tahun dibagi jumlah penduduk kemudian dikalikan 1000

Migrasi
Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain. Migrasi juga merupakan salah satu faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk. Migrasi biasanya merupakan perpindahan yang relatif permanen dari suatu tempat ke tempat yang
lain.

Orang yang melakukan migrasi disebut migran. Migrasi dapat terjadi dalam suatu negara atau antarnegara. Migrasi antarnegara merupakan perpindahan penduduk dari suatu
negara ke negara yang lain. Masuknya penduduk ke dalam suatu negara disebut imigrasi, sedangkan perpindahan penduduk meninggalkan suatu negara disebut emigrasi.

Migrasi dalam suatu negara merupakan perpindahan penduduk dari suatu daerah, baik provinsi atau kabupaten ke daerah lain masih dalam suatu negara, misalnya transmigrasi dan urbanisasi.

Telah diuraikan bahwa kelahiran, kematian, dan migrasi merupakan tiga komponen yang memengaruhi perubahan jumlah penduduk pada suatu daerah. Perubahan penduduk pada suatu negara dapat diketahui dengan menghitung pertumbuhan penduduk.