Monday, February 18, 2013

Struktur Anatomi Akar

Susunan bagian dalam akar terdiri atas jaringan-jaringan antara lain epidermis, korteks,
dan silinder pusat (stele). Jaringan-jaringan tersebut mempunyai bentuk dan fungsi yang
berbeda-beda.

a. Epidermis
Epidermis tersusun atas sel-sel berdinding tipis yang terdiri atas satu lapis dan sel-selnya tersusun rapat. Di daerah dekat ujung akar, sel-sel epidermis ada yang berubah menjadi bulu-bulu akar.

Bulu-bulu akar ini sangat penting di dalam penyerapan air dan mineral. Epidermis bersifat semipermeabel dan mengalami penebalan. Jaringan ini berfungsi melindungi jaringan yang ada di bawahnya.

b. Korteks
Korteks atau kulit luar terdiri atas sel-sel parenkim yang terletak di antara silinder pusat dan epidermis. Susunan sel-sel korteks renggang.

Korteks berperan sebagai daerah penyimpanan cadangan makanan. Korteks bagian luar
berbatasan dengan epidermis, berupa selapis sel yang disebut eksodermis, sedangkan korteks bagian dalam yang berbatasan dengan silinder pusat disebut endodermis.

Endodermis berfungsi mengatur jalannya air dan mineral dari korteks ke silinder pusat. Sel-sel endodermis sisi radial mengalami penebalan dari zat suberin dan lignin, sehingga jika dilihat dari atas seperti titik-titik yang disebut titik kaspari. Titik kaspari tersusun membentuk pita kaspari.

c. Silinder pusat (stele)
Silinder pusat terletak di bagian dalam akar, yaitu sebelah dalam endodermis silinder
pusat mengandung jaringan pengangkut yaitu xilem, floem, dan perisikel. Xilem (pembuluh kayu) berfungsi mengangkut air dan mineral dari akar menuju daun, sedangkan floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh.

0 comments:

Post a Comment